
Invalid Date
Dilihat 67 kali

Kegiatan yang berlangsung khidmat di area Lego-lego Pantai Wisata Baqbatoa ini menandai komitmen serius pemerintah dan praktisi pariwisata dalam memajukan potensi lokal secara terukur dan berkelanjutan.
Tertata: Pembagian zona yang jelas antara area publik, area komersial, dan area konservasi.
Estetik: Referensi visual yang memberikan standar keindahan bangunan dan fasilitas pendukung.
Berkelanjutan: Mengedepankan keseimbangan alam agar keindahan pantai tetap terjaga untuk generasi mendatang.
Dalam penyampaiannya, Ibu Sri Sukma Aulia menekankan bahwa konsep zonasi ini adalah fondasi dasar. "Dokumen ini merupakan instrumen penting agar penataan kawasan tidak dilakukan secara serampangan. Dengan zonasi yang jelas, kita bisa memastikan wisatawan merasa nyaman dan potensi ekonomi masyarakat lokal bisa tumbuh secara berkelanjutan," ujarnya.
Pihak BUMDesa Menara Paindo dan Pokdarwis Pintu Surgawi menyambut baik penyerahan dokumen ini. Dengan adanya acuan visual dan spasial yang jelas, mereka optimistis dapat menarik lebih banyak kolaborasi dan kunjungan wisatawan di masa depan.
Selain itu, Kepala Desa Lapeo, Bapak Noor Irwandi Yusuf, S.H juga mengapreasiasi dan sangat berterima kasih dengan adanya dokumen konsep tersebut. Beliau menyampaikan bahwa "Penataan Pantai Baqbatoa diharapkan tidak hanya sekadar menambah jumlah kunjungan, tetapi juga menciptakan ekosistem wisata yang ramah lingkungan dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga Desa Lapeo secara keseluruhan.
Penulis : Administrator
Bagikan:

Desa Lapeo
Kecamatan Campalagian
Kabupaten Polewali Mandar
Provinsi Sulawesi Barat
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini